Seluruh Pejabat Negara Harus Tes Urine Secara Rutin

INIMEDAN-
Guna membersihkan Sumatera Utara dari pengaruh-pengaruh narkoba yang saat ini benar-benar sedang mengancam generasi bangsa, sepertinya pihak BNN Provisi maupun Kabupaten/Kota sudah saatnya melakukan tes urine bagi para pejabat, apatur negara eksekutif dan judikatif serta legeslatif se Sumut, dari pegawai rendahan hingga pejabat tinggi secara rutin
Hal itu diungkapkan Bendahara FP.Demokrat Jenny Lucia Brutu dan anggota F-PDI Perjuangan Drs Baskami Ginting kepada wartawan, Selasa (29/3) di DPRD Sumut menanggapi tertangkapnya 2 pegawai PT Bank Sumut di Doloksanggul Humbahas (Humbang Hasundutan) di salah satu Café Doloksanggul terkait narkoba.
“Kita sangat setuju dan mendukung pihak BNN segera melakukan test urine bagi semua aparat, karena narkoba sudah sangat membahayakan kehidupan masyarakat khususnya generasi muda yang dirasuki narkoba,” ujar Jenny.
Jenny maupun Baskami berharap, agar tes urine ini dilakukan secara merata di seluruh instansi pemerintah maupun swasta, termasuk para pegawai bank, pejabat pemerintah (eksekutif) di jajaran aparatur sipil negara, judikatif dan legislatif, sehingga seluruh pengayom masyarakat ini benar-benar bersih dari pengaruh narkoba.
“Tapi perlu penegasan, tes urine ini jangan hanya sebatas wacana dan dilakukan dengan terencana, tapi BNN Propinsi dan kabupaten/kota harus merealisasikannya dan melakukan kerja-sama dengan pimpinan instansi terkait secara rutin tanpa pemberitahuan,” katanya.
Karena, lanjut Jenny dari dapil Sumut XI (Karo, Dairi, Pakpak Bharat) jika tes urine dilakukan terencana, sekarang ini sudah ada cara agar hasil tes urine tidak positip. Kita berharap BNN segera melakukan konsultasi kepada pimpinan instansi, agar secepatnya bisa dilakukan tes urine bagi seluruh anggota dewan,” tegasnya.
Demikian halnya terhadap instansi judikatif maupun eksekutif, tandas Jenny dan Baskmi, BNN perlu segera berkordinasi dengan pimpinan instansi, karena hampir seluruh lini sudah ada oknum-oknum yang telah tersusupi narkoba yang sangat membahayakan bagi masa depan bangsa ini.
“Lebih jelasnya kita sangat mendukung dilakukan tes urine dan jangan hanya sebatas anggota dewan. Lakukan secara keseluruhan (eksekutif, legislatif dan yudikatif), karena bukan hanya anggota dewan, pegawai bank yang tertangkap saat razia narkotika. Namun ada juga oknum aparat eksekutif, termasuk oknum TNI dan Kepolisian. Oleh karena itu tes urine seharusnya diberlakukan secara merata di semua instansi,” tandas Jenny senada Baskami.
Menurut Baskami Ginting, perlunya tes urine terhadap seluruh pejabat eksekutif, legislatif dan judikatif ini menunjukan komitmen pemerintah dalam pemberantasan narkoba. “Saya kira kita ingin tunjukan pada masyarakat kalau kita setuju dengan komitmen pemberantasan narkoba. Tak hanya di legislatif tapi juga semua institusi,” ujarnya.
Baskami berharap seluruh instansi ikut mendukung melakukan tes urine bagi seluruh anggota DPRD Sumut, DPRD Kabupaten/Kota beserta seluruh pajabat eksekutif dan judikatif mulai dari tingkat terendah sampai pejabat tinggi, sebab hampir seluruh masyarakat di Sumut sudah resah dengan kondisi peredaran narkoba yang akhir-akhir ini semakin massif.
“Bagi kita, test urine ini sangat penting, karena narkoba sudah masuk ke seluruh elemen termasuk anggota DPR, DPRD, Gubernur, Bupati, Paspampres, pegawai bank, bahkan oknum TNI dan Polisi. Bahkan sekelas Profesor juga pernah tertangkap sedang pesta narkoba. Mari jadikan narkoba sebagai musuh kita bersama. Jika ini tidak segera diberantas, kita nggak tahu akan seperti apa generasi bangsa kita.” ujar Baskami.
Untuk mengurangi efek jera terhadap para pengguna narkoba, Jenny Brutu mengatakan, sebaiknya pengguna narkoba segera diumumkan kepada publik. “Kita sangat berharap, BNN Sumut dan BNN Kabupaten/Kota segera melakukan terobosan melakukan tes urine terhadap anggota legislatif, eksekutif dan judikatif, sebab semua pihak pasti mengharapkan ketiga instansi itu bersih dari narkoba,” jelasnya.
Berkaitan dengan itu, Baskami dan Jenny sangat mengapresiasi keinginan Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Sumut AKBP Magdalena Sirait yang berencana melakukan tes urin kepada seluruh unsur FKPD (Forum Komunikasi Pemerintahan Daerah) Sumut, sebagai tindak lanjut dari atensi BNN pusat terhadap peredaran narkoba hingga ke tingkat pejabat daerah.(im-01)