oleh

Tidak Perlu Stress Jalani UN

INIMEDAN-

Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi menilai pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kota Medan berjalan aman dan lancar.Tidak ada kendala yang berarti, hanya sedikit terjadi gangguan server jelang ujiang berlangsung. Namun gangguan itu cepat diselesaikan sehingga para siswa dapat mengikuti ujian dengan tenang.

Penilaian ini disampaikan Wali Kota ketika meninjau pelaksaan UNBK di SMA Negeri 1 Medan Jalan Cik Ditiro, Senin (4/4). Peninjauan ini turut dihadiri Plt Gubsu, Ir H T Erry Nuradi MSi, anggota DPR RI, Sofyan Tan,sejumlah anggota DPRD Medan, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar beserta anggota.

Peninjauan dilakukan sekitar pukul 08.00 WIB, para siswa saat itu tengah mengerjakan soal ujian Bahasa Indonesia. Mantan Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Medan itu berpesan agar para siswa yang tengah ujian untuk tenang, serta mengejar soal-soal yang diujikan dengan baik dan benar. Apalagi seluruh soal yang diujikan tidak terlepas dari materi pelajaran yang selama ini telah diajarkan para guru.

“Saya berharap seluruh siswa dapat  menjawab seluruh soal yang diujikan dengan baik. Ditambah lagi para siswa  belajar selama tiga tahun, kini waktunya untuk menguji apa yang telah dipelajari selama tiga tahun tersebut.Jadi para siswa saya minta tidak perlu stress. Jalani saja ujian dengan baik. Apabila sudah dipelajari dengan baik, insya Allah soal ujian akan dapat dijawab,kata Wali Kota.

.           Eldin selanjutnya  mengungkapkan, masih banyak sekolah yang belum menerapkan ujian sistem Bomputer Based Test (CBT). Untuk itu  Pemko Medan ke depan akan membuat pengadaan komputer untuk sekolah – sekolah dengan melihat kesiapan maupun fasilitas pendukung dari sekolah tersebut. “Sistem Ujian CBT ini kan masih baru, persiapannya juga memakan waktu. Jadi tahun depan Pemko Medan akan menganggarkannya, “, kata Wali Kota.

Peninjauan ini dilakukan selain memberikan motivasi kepada siswa yang sedang mengikuti ujian, juga untuk melihat proses pelaksanaan ujian untuk pertama kalinya  menggunakan sistem CBT. Plt Gubsu, Wali kota dan para peninjau lainnya melihat pelaksanaan ujian di Ruang 5 dan Ruang 1. Para siswa terlihat serius di depan layar komputer masing-masing untuk menjawab semua soal yang diujikan.

Sementara itu menurut Plt Gubsu, berdasarkan hasil peninjauan, jumlah seluruh siswa di Sumut yang mengikuti Ujian Nasional berjumlah 488.000 siswa. Dari jumlah tersebut sebagian siswa masih menggunakan sistem manual yakni ujian tertulis.

“Hanya 99 sekolah di Sumut, termasuk SMA Negeri 1 yang UN-nya  menggunakan sistem CBT. Langkah ini   tentunya hal yang postif untuk perkembangan dunia pendidikan kita. Saya berharap  seluruh sekolah di Sumut  kedepannya dapat mengembangkan UN melalui komputer. Jumlah tahun ini meningkat dari tahun lalu yang hanya 22 sekolah menerapkan ujian dengan computer,” jelas Munir.

Berdasarkan itulah Plt Gubsu akan mengupayakan lebih banyak lagi SMA yang menggelar UN dengan sistem online atau UN Berbasis Komputer (UNBK).      Hal ini bisa dilakukan karena mulai tahun depan SMA/sederajat akan ditangani oleh pemerintah provinsi. Ia berharap, pemerintah pusat memberikan bantuan komputer bagi sekolah-sekolah di Sumut agar dapat menggelar UNBK. “Artinya semuanya sudah berbasis teknologi”, jelas Erry.

Terkait dengan antisipasi jika terjadi pemadaman listrik untuk sekolah yang menggunakan CBT, Erry mengaku Pemprovsu telah berkoordinasi dengan PLN. Untuk itulah PLN memberikan bantuan genset kepada 99 SMA yang menggela UNBK sehingga para siswa tetap dapat meneruskan ujian sekalipun terjadinya pemadaman listrik.

Malah untuk kepulauan Nias bilang Plt Gubsu, hampir 70 persen terjadi pemadaman listrik. Karenanya, PLN memberikan bantuan genset agar pelaksanaan UNBK tetap berjalan dengan lancar seperti yang diharapkan.

Kadis Pendidikan Kota Medan, Drs Marasutan Siregar Mpd mengungkapkan, jumlah siswa yang mengikuti UN SMA tahun 2016 di Kota Medan berjumlah 26.050 siswa. Dari jumlah itu, sebanyak 21.621 siswa SMA, 2.512 siswa Aliyah dan Paket C sebanyak 1.925. Sejauh ini menurut pengakuan Marasutan, pelaksaan UN melalui ujian tertulis dan UNBK berjalan dengan lancar meskipun sempat terjadi gangguan server.

“Sedangkan jumlah sekolah yang melaksanakan UN sebanyak 253 sekolah, dimana 206 merupakan SMA, Aliyah 28 sekolah dan SLB sebanyak 19 sekolah. Sementara itu sekolah yang melaksanakan UNBK sebanyak 14 sekolah. Pengawas yang diturunkan untuk mengawasi pelaksanaan ujian berjumlah sekitar 2.993 orang pengawas,” terang Marasutan.

Sebelumnya Kepala SMAN 1 Medan, Safrimi ketika ditemui wartawan mengakui, sempat terjadi gangguan pada server satu jam sebelum pelaksanaan UNBK dimulai di ruang 2. Kondisi itu menyebabkan para siswa sempat gagal menulis biodata pada jawaban seperti nama peserta ujian dan nomor ujian. Tapi gangguan itu bisa diatasi.

“Tadi server-nya sempat terkendala. Client-nya, nomor ujiannya, soalnya jadi enggak keluar tadi. Tapi cuma di ruangan II saja. Yang empat ruangan lagi tidak ada masalah. Namun gangguan ini bisa diatasi, sebelum ujian dimulai, server bagus kembali,” terang Safrimi.

Selanjutnya, Safrimi menerangkan, pelaksanaa UNBK yang baru pertama kali dilakukan di SMAN 1 Medan menggunakan lima ruangan. Jumlah siswa yang mengikuti UNBK sebanyak 575 siswa, perinciannya 536 siswa IPA dan 39 siswa IPS. Masing-masing ruangan berisi 38-39 orang siswa dan pelaksanaan ujian berlangsung tiga gelombang, gelombvang pertama pukul 07.30 – 9.30, gelombang kedua pukul 10.30 – 12.30 WIB dan gelombang ketiga pukul 14.00 – 16.00 WIB.

Pada waktu yang sama Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution meninjau pelaksanaan UNBK di SMK Negeri 2. Sempat terjadi masalah pada salah satu kelas dimana koneksi dengans erver di Kementrian Pendidikan tersendat. Namun setelah 45 menit ditunda, akihir server connect kembali sehingga para siswa dapat melaksanakan ujian.Setelah itu Wakil Wali Kota meninjau pelaksanaan UN di SMA negeri 5 Jalan Pelajar Medan.

Sekda Kota Medan, Ir Syaiful Bahri Lubis juga melakukan peninjauan. Mantan kepala Bappeda Kota Medan ini menninjau pelaksanaan UN di SMA Negeri 2 Jalan Karang Sari Medan dan SMK Negeri 7 Jalan STM Medan. Dari hasil peninjauan yang dilakukan,  pelaksanaan UN dikedua sekolah juga berjalan dengan aman dan lancar.(im-06)

 

Komentar

News Feed