Silpa Sumut Rp 500 Miliar

INIMEDAN – Sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) tahun 2015 Sumatera Utara sebesar Rp 500 miliar. Selain itu juga masih ditemukan SKPD yang penyerapan anggarannya masih berkisar 75%.

“Penyerapan anggaran memang rata-rata sudah 94 persen, tapi masih ada yang berkisar 75 persen. Dan Silpa tahun 2015 itu hampir berkisar Rp 500 miliar,” ujar Plt Gubsu Tengku Erry Nuradi, Selasa (5/1/2016), sehubungan dengan rapat koordinasi dengan para kepala SKPD di jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, di Kantor Gubsu, Senin.

Begitupun, kata Erry, untuk angka pasti dari Silpa iru nanti diliat dalam audit BPK Sumut. “Sekarang memang masih ada yang belum sinkron di antara SKPD,” katanya.

Sementara penyerapan anggaran, SKPD yang terbesar adalah Sekretariat DPRD Sumut sebesar 98%, sementara yang kecil adalah Badan Penanggulangan Bencana Daerah sebesar 74%, Gubernur Sumut 74% karena selama enam bulan Gubernur non aktif Gatot Pujo Nugroho tidak diberikan lagi dana operasional melainkan hanya dibayarkan gaji. Selanjutnya Dinas Perikanan 75% dan Disdik juga 75%.

Erry mengakui masih adanya SKPD yang serapan anggarannya rendah disebabkan ada dana DAK yang tidak sempat direalisasikan, karena waktu PAPBD yang lamban. Juga banyaknya kekhawatiran dari pimpinan SKPD terhadap kasus-kasus hukum yang menjerat pimpinan SKPD lainnya.

“Persoalan hukum ini memang juuga menjadi kendala realiasasi anggaran disamping lambannya PAPBD. Namun kita yakin tahun ini di bulan Juni nanti target kita PAPBD 2016 sudah kita usulkan ke DPRD,” jelas Erry. [MUL]

Komentar